Posted by: dheelicioso on: September 4, 2008
“Daniish??”
Daniish tercekat. Otaknya dengan cepat melakukan retrieval dari kode suara baritone yang baru saja memanggil namanya. Perlahan ia berbalik dan ia merasakan seperti ada sebuah sengatan listrik voltase rendah di hatinya. Jantungnya seakan mencelos turun ke perut.
“Re…”
Ada kesakitan tersendiri ketika menyebut nama itu buat Daniish. Kesakitan karena meninggalkan, kesakitan karena sampai detik ini nama itu tidak pernah beranjak sedikitpun dari pikiran dan perasaannya.
“Long time no__”
Ferre tiba-tiba memeluknya dengan erat dan Daniish merasakan sengatan listrik lagi di hatinya. Bukan yang membuat jantungnya mencelos turun, tapi kali ini membuat kedua tangannya balik merengkuh tubuh yang telah dilepaskannya sejak 1 tahun lalu itu. Menggerakkan otot-otot kelenjar air matanya untuk berkontraksi lebih cepat, membuatnya memanas dan berair. Tapi sebelum sebulir jatuh di pipi, ternyata otaknya berespon lebih cepat, membuat sentakan lembut yang membuat pelukan itu akhirnya mengendur.
“We’re not supposed to…”
Ferre seakan-akan tidak mendengar kata-kata Daniish dan terus menatap wajahnya sambil tersenyum tak henti.
Tuhaaan, tolong ambil senyum itu buatku, atau jangan pernah perlihatkan lagi!
“Daniish… aku mencarimu kemana-mana”
“Aku… “
“Yes you did… kamu meninggalkan aku. Dan sampai saat ini aku ga tau kenapa”.
“Aku…”
—————————
“Dan?”
BAGUS!, maki Daniish dalam hati. Kenapa Orchard ga lebih lama aja di makam Evelyn dan terus membacakan doa-doa yang lebih panjang lagi agar arwah temannya itu tenang di alam baka. Dan bukan malah menghancurkan scene pertemuan-Daniish-Ferre-setelah-2tahun-tak-bersua ini.
“Orchard ini Ferre, Ferre ini Orchard sepupuku”
“Hai”
Ferre menyalami Orchard yang tampak bengong dengan tampang oh-ini-yang-namanya-Ferre-yang-selama-ini-jadi-topik-abadinya-Daniish.
Orchard masih sibuk meneliti makhluk ‘macho’ (di pandangan Orchard) yang berdiri di depannya itu.
Sepupu gue emang salah besar udah ninggalin dia. Dengan alasan yang ga jelas pula! Sakit jiwa tuh si Daniish.
Recent Comments